Waspada, Begini Ciri-ciri Hipertensi!

Kamis, 6 Agustus 2020 Share to
Waspada, Begini Ciri-ciri Hipertensi!

Harus diakui, memang tidak mudah mengetahui hipertensi ada di tubuh seseorang atau tidak karena penyakit ini adalah salah satu 'silent killer'. Bahkan, bisa saja hipertensi tidak menunjukkan tanda-tanda sama sekali. Namun, dilansir dari laman situs p2ptm.kemkes.go.id, ada beberapa keluhan tidak spesifik yang dirasakan oleh mereka yang merupakan penderita hipertensi

  1. Sakit kepala

Tekanan darah tinggi tidak akan menimbulkan sakit kepala atau mimisan, kecuali dalam kasus krisis hipertensi. Dalam kasus ini, tekanan darah mencapai 180/120 mm Hg atau bahkan lebih tinggi. Kalau tekanan darah seseorang luar biasa tinggi dan mengalami sakit kepala atau mimisan, segeralah periksakan ke fasilitas medis terdekat.  

Tapi,sakit kepala dan mimisan tidak selalu disebabkan oleh  hipertensi, bisa juga sakit kepala dan mimisan adalah indikasi dari penyakit jantung atau lainnya.

  1. Wajah memerah

Ruam merah yang disertai rasa hangat pada bagian wajah akan terjadi saat pembuluh darah membesar. Ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau sebagai reaksi terhadap pemicu tertentu, cuaca dingin, paparan sinar matahari, makanan pedas, atau produk perawatan kulit.

Tapi ingat, hal ini juga bisa terjadi ketika tekanan darah lebih tinggi dari biasanya, tetapi umumnya memang tekanan darah tinggi bukanlah penyebab utamanya.

  1. Bintik merah di mata

Bintik darah di mata (subconjunctival hemorrhage) lebih sering terjadi saat mereka yang menderita diabetes atau hipertensi, namun kondisi ini bukan penyebab utama yang menyebabkan bercak tersebut. Penyebab utamanya adalah adanya kerusakan pada saraf optik yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tidak segera diobati. 

Hal ini jika dibiarkan bisa menyebabkan penglihatan memburuk. Jadi, saat ada bintik merah pada mata, segeralah memeriksakan diri ke fasilitas medis terdekat.

 

Itulah beberapa ciri yang mungkin muncul ketika seseorang mengidap hipertensi. Semoga bermanfaat dan jika Anda ingin penjelasan lebih lengkap tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis.

Share to