Usia dan Tekanan Darah Normal

Kamis, 22 November 2018 Share to
Usia dan Tekanan Darah Normal

Beda usia, beda pula batas normal tekanan darah yang harus dijaga. Hal tersebut tak terlepas dari kondisi tubuh, kualitas kesehatan, hingga jenis aktivitas yang dilakukan.

Tekanan darah, secara umum, memperlihatkan keadaan saat tekanan yang diberikan darah terhadap pembuluh darah saat darah dipompa jantung ke seluruh anggota tubuh. Ada dua ukuran yang digunakan untuk menunjukkan tekanan darah Anda. Misalnya, 120/80 mm/Hg. Angka 120 merupakan tekanan pada pembuluh arteri kala kontraksi berlangsung di jantung (tekanan sistolik). Sementara itu, angka 80 adalah tekanan saat jantung sedang rileks (tekanan diastolik).

Tekanan darah normal berdasarkan usia

Dibandingkan orang dewasa, menentukan tekanan darah pada masa kanak-kanak terbilang sulit. Hal ini disebabkan perubahan tekanan darah normal yang terbilang cepat mengikuti tumbuh kembang anak. Dokter juga jarang melakukan pemeriksaan tensi pada bayi, kecuali bila pasien mengidap penyakit atau gangguan kesehatan seperti masalah ginjal hingga risiko diabetes.

Mengukur tekanan darah normal anak-anak juga agak sulit. Untuk bayi baru lahir, tekanan darahnya berada di angka 90/60 mm/Hg. Memasuki usia 3 tahun, angkanya berubah menjadi 104-113/63-74 mm/Hg. Kemudian saat beranjak remaja atau menginjak usia 12 tahun, angkanya naik lagi menjadi 119-127/79-83 mm/Hg.

Perubahan tekanan darah yang relatif cepat ini mungkin cukup mengejutkan, tetapi masih terbilang alami mengingat tumbuh kembang anak-anak hingga remaja sangatlah cepat. Apalagi kalau mereka sudah mengalami pubertas. Akan tetap, menjelang usia dewasa muda, dewasa, hingga lansia, angka tekanan darah normal Anda akan berada di angka yang sama, yakni 120/80 mm/Hg.

Seperti yang telah disinggung, angka yang memperlihatkan tekanan darah menunjukkan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Jika salah salah satunya terlalu tinggi, maka tekanan darah tersebut dianggap bermasalah.

Menjaga agar tekanan darah dalam tubuh tetap stabil

Pada usia berapa pun, risiko tekanan darah tinggi tetap mengintai, bahkan terhadap orang-orang yang mempunyai tekanan darah normal. Konsumsi kafein dan tembakau berlebih, pengelolaan stres yang buruk, dan jarang melakukan aktivitas fisik berisiko meningkatkan peluang tersebut. Maka dari itu, akan lebih baik bila Anda melakukan pencegahan sedini mungkin.

Misalnya, memeriksakan tekanan darah dan kondisi kesehatan pada dokter terpercaya. Konsumsi makanan sehat dan suplemen seperti HJ Generik untuk mempertahankan stabilitas tekanan darah tubuh. Kondisi mental yang sehat juga turut mempengaruhi tekanan darah.

Share to